Blog

Cara Membangun List

- Updated March 2, 2014

Ada 2 jenis list : Freebie list (dengan membagikan produk gratisan) dan Buyer list / Premium List (list yang sudah menjadi pembeli produk kita).

Mana yang lebih baik dikembangkan ? Yups, tentu buyer list, karena mereka adalah kumpulan orang-orang berduit dan punya kemampuan untuk beli produk kita. Sedang freebie list ini adalah orang-orang yang punya mental gratisan.

Kalau untuk usaha hosting, maka buyer list ini adalah orang-orang yang masih aktif atau sudah pernah menggunakan jasa kita. Mereka yang sudah pernah jadi klien terus tidak aktif, bisa dilakukan follow up dengan diskon dll.

 

Berarti freebie list jelek ya ?

Ga juga!!!… Dari freebie list ini bisa kita jadikan buyer list dengan suatu cara, yaitu : Promokan bonus terbaru ==> Kasi OTO (One Time Offer) ==> Masukkan ke Buyer LIST …

See ?

Gunakan autoresponder untuk membangun list. Jika Anda bermain di pasar lokal, Anda bisa menggunakan VIOSENDER sebagai AUTORESPONDER EMAIL MARKETING Anda.

 

Bingung mau membangun list dengan NICHE apa ?

– Weight loose ? Terlalu banyak pesaingnya

– Make money online ? terlalu banyak pesaingnya

Temukan nichenya, lalu bikin subnichenya / microniche. Misal nichenya tentang themes wordpress, lalu bikin subnichenya adalah themes wordpress untuk toko online.

Anda bisa membangun list di web usaha yang sudah ada.

 

Peletakan OPT-IN yang baik bagaimana? 

– Bagian atas web (header)

– Sidebar atas

– Di atas dan di bawah artikel

– POP UP < Paling powerful

Tempatkan optin yang tertarget sesuai segment pada masing-masing halaman web kita. Misalnya pada halaman A, taruh optin untuk halaman itu sendiri agar bisa kita kategorikan sesuai minat subscriber. Demikian pula dengan halaman B, taruh optin autoresponder tersendiri agar bisa kita follow up tepat sesuai dengan yang mereka sukai.

 

Lalu bagaimana caranya agar orang mau subscribe di OPT-IN kita ?

1. Beri VALUE, jangan mikir PROFIT dulu

2. Beri rasa nyaman

3. Prinsip list building adalah bukan membangun community, tapi MEMBANGUN PERTEMANAN, ONE ON ONE. Jadi bikin mereka menjadi teman Anda, sehingga suatu ketika Anda tawarkan, mereka mau beli karena sudah kenal dan loyal ke Anda. Ini loh prinsip list building yang sebenarnya itu 🙂

Inti dari AUTORESPONDER adalah : MENGIRIM EMAIL SECARA “PERSONAL” dengan menyebut nama mereka masing-masing. Dan setiap orang yang menerima email kita akan merasa senang karena kita memberikan apa yang menjadi kesukaan mereka, itu merupakan VALUE yang berharga bagi mereka.

Jangan berpikiran bahwa subscriber harus banyak agar dapat banyak konversi. Punya 1000 subscriber tapi dirawat dengan baik, responsive, maka akan jauh lebih baik ketimbang mempunyai 100.000 subscriber yang tidak kita rawat.

See ?

Semua itu harus kita maintenance dengan baik. Kirim email informatif yang punya VALUE di mata subscriber kita. Inti bisnis apapun kan sebenarnya seperti ini prinsipnya, yaitu memberikan NILAI bagi customer.

Pelan-pelan, berikan value yang positif… Perlakukan list seperti kita ingin diperlakukan. Kalau kita perlakukan list dengan baik, mau kirim email 3 hari sekalipun mereka akan suka. Jangan terlalu sering dan jangan pula terlalu jarang biar mereka ga lupa. 2-3 email per minggu itu sudah cukup bagus.

 

BANGUN LIST SEDIKIT TAPI RESPONSIVE DAN MENGGIGIT daripada BANYAK TAPI TIDAK ADA HASILNYA

 

Lakukan tes, tes dan tes terhadap email kita, dan lihat respon mereka, mana yang paling bagus responnya. Kalau email blast kita tidak terlalu banyak mendapat respon, berarti ada yang salah dengan judul kita. BIkin split test, ganti judul dan isi hingga mendapatkan yang terbaik responnya. Hal seperti ini sama seperti saat kita membuat iklan bukan?

 

Lalu kapan harus memulai list building ?

Mulailah dari sekarang… Jangan menunda-nunda. Teman-teman facebook kita umumnya adalah orang-orang yang sudah kenal kita… Mulailah dengan mengajak mereka untuk menjadi subscriber kita. Segera bikin POP UP OPTIN maupun Squeeze page sekarang juga!

>>> Cara Membuat Optin Yang Menarik <<<

Jumlah Kunjungan :7934
Comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.